Pulang kampung
Selama Anda pulang kampung dan kontrakan kosong, yang tetap menyala hanya lampu depan, router WiFi, dan pompa air. MCB PLN tetap naik.
| Alat | Status | Energi/hari |
|---|---|---|
| Lampu depan | Menyala | ~0,24 kWh (24 jam) |
| Router WiFi | Menyala | ~0,24 kWh |
| Pompa air | Saklar ON, hanya jalan kalau ada air dipakai atau bocor | ~0 |
| Kulkas | Dikosongkan, dicabut | 0 |
| Semua alat lain | Dicabut | 0 |
| Total | ~0,5 kWh ≈ Rp650 |
Perkiraan: lampu ~10 W, router ~10 W, tarif Rp1.352/kWh.
Sebelum berangkat pulang kampung
- Tekan OFF di remote AC, lalu turunkan MCB AC.
- Kosongkan kulkas. Lap bagian dalam. Cabut kulkas, lalu buka sedikit pintunya supaya tidak berjamur.
- Cabut rice cooker, TV, charger, dan alat lain.
- Matikan semua lampu kecuali lampu depan.
- Tutup semua keran rapat. Cek tidak ada tetesan, karena pompa tetap aktif.
- Isi token: minimal 0,5 kWh per hari ditambah cadangan.
Saat kembali ke kontrakan
- Colok kulkas. Tunggu 30 menit.
- Naikkan MCB AC, lalu nyalakan AC dengan remote. Cek lampu daun hijau.
- Isi kulkas setelah dingin, biasanya beberapa jam.
Kalau ada kebocoran pipa, pompa bisa menyala berulang selama Anda pergi. Minta tetangga atau pemilik kontrakan mengecek sesekali.